Senin, 07 Februari 2011

RUN #1609, JONGKONG 5

Run ke: 1609
Kelinci : Felli & Sukri
Lokasi : Jongkong 5 TPA Koba

Suasana Imlek masih terasa kental hingga hampir semua hasher chineese tidak hadir, hanya sekitar 6 orang saja yang tetap setia hadir. Lokasi ini memang benar tempat pembuangan akhir sampah di daerah sebelum desa Kulur belok kanan, tapi tak usah khawatir bau sampah menyengat karena TPA ini masih baru jadi belum ada gunungan sampah. Yang ada gunungan pasir bekas penambangan timah. Konon katanya inilah lokasi pertama penggalian timah PT. Kobatin. Daerah ini memang daerah tambang. Banyak lobang-lobang bekas galian yang akhirnya membentuk danau jernih kehijauan. Gunungan pasirnya yang terkikis air hujan juga membentuk pahatan-pahatan yang indah. Kalau digarap dengan serius pasti daerah ini bisa jadi area wisata yang unik.

Walau sudah pernah lari di lokasi ini tapi karena kesalahan informasi rupanya banyak juga yang kesulitan mencari lokasi start. Termasuk GM Tamron yang datang paling akhir. Juga mobil minuman. Info yang mereka terima yaitu Simpang Jongkong. Padahal seharusnya TPA Jongkong 5. Sayangnya lagi trail kali ini sangat pendek. Mungkin cuma sekitar 3 km. Pelari yang paling akhir saja cuma menghabiskan waktu 20 menit. Rutenya juga rute lama. Jalan setapak berpasir dikelilingi gundukan pasir dan danau jadi-jadian. Mungkin untuk kedepannya Hare master perlu mengingatkan pada hare yang bertugas untuk memperhitungkan jarak dan waktu berlari dan meracik rute yang menyenangkan atau pun yang menantang. On-on.

Selasa, 01 Februari 2011

TEST RUN PAPI H3

GM Tamron dan On-Sec KH3 bersama GM dan On-sec PAPI H3

Kapolsek dan Danramil Koba


Lokasi start berubah merah oleh seragam Koba H3


Anyo bersama peserta dari Pangkal pinang

Peserta terdepan yang sampai lebih dulu


RUN : 1608
Kelinci : Irwadi, Yusril, Ansori, Ponijan
Lokasi : Penyak

Run kali ini sebenarnya merupakan test run bagi Pangkal pinang Hash House Harriers (PaPI H3)yang baru terbentuk. Karena itulah Hasher Koba H3 memutuskan untuk memakai seragam agar terlihat lebih rapi dan kompak. Hampir semua anggota Koba H3 hadir. Dalam kesempatan ini juga GM mengundang Kapolda Babel, Brigjend Pol M Rum Murkal, untuk ikut lari bersama. Selain kehadiran Kapolda, run kali ini juga dihadiri oleh Danramil Koba, Isyari, salah seorang staf dari Korem, anggota perhimpunan olah nafas Pangkal pinang, dan satu regu anggota brimob dan lain-lain.Dari PaPi H3 sendiri hadir sebanyak kurang lebih 8 orang termasuk GM dan On-Sec.
nanjak sedikit, ayo lari..lari..

Trailnya tidak berbeda dengan trail yang sudah-sudah. Dari Pos DLLAJR masuk ke arah kiri ke perkebunan lada. Mendaki sedikit. Disini seorang peserta mengomel protes tentang rute yang dibuat yang menurutnya sangat tidak layak untuk acara 'jalan santai'-nya. Rupanya peserta ini belum pernah tau dan kenal dengan Hash, bahwa sebenarnya seperti inilah rute hash itu salah satunya. Dan untuk itulah sebenarnya test run ini diadakan, yaitu untuk memperkenalkan hash pada calon-calon member PaPi H3. Setelah sedikit mendaki diperkebunan, kembali ke jalan datar lalu memutar masuk ke perkampungan, keluar di jalan raya Penyak. Nah disini hasher Koba H3 diperlakukan sedikit istimewa dimana ketika kami menyebrang jalan ada beberapa anggota polisi lalu lintas mengamankan jalan raya dengan memberhentikan kendaraan yang lewat sejenak untuk mempersilahkan kami menyebrang(hehe..padahalkan karena Kapolda-nya yang lewat).Bersama Kapolda Babel Brigjend Pol M Rum Murkal. Ini kali kedua beliau bergabung bersama Koba H3


Setelah sampai ditempat semula, minuman dan snack dibagikan. Para hasher berbincang-bincang sambil menunggu peserta yang belum sampai. Photo-photo dan bertukar informasi. Jam 18.00 setelah Kapolda pamit pulang hasher yang lain ikut bubar dan pulang masing-masing. On-on!

Minggu, 30 Januari 2011

Cek lokasi

Kemarin rombongan kelinci yang di ketuai Pak Kusmayadi berangkat ke Pangkal Pinang untuk cek lokasi buat party event special run yang akan diselenggarakan awal Maret mendatang. Rencananya acara tersebut akan digelar di desa Pedindang.

Sampai di lokasi yang diputuskan dalam rapat panitia hari kamis yang lalu yaitu perumahan Telaga Murni kita langsung hunting tempat mendirikan tenda dan panggung. Areal perumahan ini dinilai cukup memadai untuk tempat party walau sayangnya tidak memiliki view yang cantik dan terkesan biasa-biasa saja. Lalu sebagian menyusuri daerah seputar perumahan untuk menentukan bakal trail, yaitu pak Kamlani, pak Yusril, pak Amin dan pak Kusmayadi. Trail daerah ini tidak jauh berbeda dengan daerah seputaran Koba. Melalui area pertambangan timah kami menuju daerah perkebunan karet, memutar sedikit mendaki dataran tinggi tempat petani bercocok tanam. Melalui semak belukar, menyebrang sungai dangkal dan sampai di pekuburan tionghoa Mangkol. Selama 1,5 jam perjalanan kami merasa sudah bisa memastikan trail yang rencananya akan di buat short dan medium. Sementara pak Syahrudin, Jackie dan driver menyelesaikan urusan dengan pihak pemilik perumahan dan pak lurah. Karena mereka menilai kami pergi terlalu lama jadi tak henti-henti menanyakan posisi kami yang saat itu masih sibuk mencari jalan pulang. Sempat kami candai bahwa diantara kami ada yang pingsan dan kami kesasar entah dimana, padahal kami masih istirahat di warung setempat sambil terkekeh-kekeh. Lokasi sudah disurvey, izin sudah didapat dan foto sudah diambil. Tinggal laporan senin depan. Kabarnya lokasi ini belum di setujui oleh GM. Sebenarnya rencana sebelumnya adalah halaman Hotel Aston, tapi berhubung hingga saat technical meeting pihak Aston belum menyatakan setuju maka di tentukan Telaga murni estate ini sebagai pilihan kedua. Jadi tunggu kabar lagi disetujui atau tidaknya.

Senin, 03 Januari 2011

DEAD BODY IN IT

Nguuiiiiiing..nguuiiiing..nguiiiiiing...mobil rescue di belakang ku. There is dead body in it...iieehh..minggir ah, biar dia lewat duluan.

Iya, tadi di lokasi start, pantai Tanjung Langka, sebelum waktu on-on ada dua boat departemen sosial muter muter disekitar situ. Trus merapat ke pantai. Para hasher udah rumpi-rumpi katanya itu boat rescue yang nyariin mayat anak bujang dari Sungai liat. Jauh amat? Maklum kan ombak sama angin besar, bisa aja nyasar ke Koba.

Eh bener aja, ternyata itu boat udah bawa mayat. Mayat laki-laki anak kelas 2 STM di Sungai liat. Kata salah seorang anggota TAGANA ini sudah pencarian hari ke 6. Ada tiga korban tapi yang dua tertolong, sementara yang satu ini hilang. Katanya sih mereka mandi-mandi di Pantai Rebo, sebuah tempat wisata di Sungai Liat. Ketemunya di laut Perlang oleh seorang nelayan. Terang aja tuh mayat udah bengkak dan berbau tidak sedap. Tau ada mayat karuan aja para hasher berhamburan mendekat. Sampai-sampai waktu on-on dicuekin. Malah ada yang nggak ikut lari lantaran pengen liat proses evakuasi.

Padahal trailnya top banget lho. Kelincinya kelinci senior. Dari mulai masuk lewat samping eks karaoke Gun udah nyelusurin semak-semak, trus nerobos bekas rumah bobrok di tengah kebun, baru keluar di jalan setapak. Nggak lama dari jalan setapak masuk lagi ke semak ilalang. Wah, nih kelinci tua pintar juga ngerjain hasher-hasher muda. Trail ini bener-bener manual. Gak bisa naek motor nih, jalannya dirintis sendiri buka belukar. Tahan susah, emang top ini kelincinya. Lokasi Tanjung Langka ini bisa dibilang sering banget dipakai untuk trail hash, tapi trail kali ini dibuat menarik sama Pak Aminuddin dan Safree. Memang track terakhirnya tetap di pantai. Jadi susur pantai seperti biasanya. Lumayan lah.

Sampai ditempat finish, mayat yang tadi baru selesai dievakuasi. Rupanya tadi nunggu sarung tangan karet. Salut buat para anggota TAGANA Provinsi Bangka Belitung. Selamat atas kerja kerasnya. Buat anggota keluarga si mayat, semoga tabah dan tawaqal atas cobaan ini.

Senin, 13 Desember 2010

RUN #1601, KEBUN KELOMPOK TANJUNG

Di Kebun kelompok lagi? Iya. Tapi trail kali ini seru punya. Check backnya aja ada beberapa kali. Nggak bisa ditebak. Keluar masuk perkebunan karet, sawit dan belukar. Kelincinya pak Syamsul dan Kamlani. Emang top.

Tadinya ada yang mau potong kompas, tapi mengingat ada GM Tamron, nggak enak kan kalo cuma hash 15 menit doank. Apalagi beliau bawa tamu; Kapolres Bangka tengah, AKBP Kurdi. Akhirnya kita kita bertekad ngikutin paper sign yang ada. Wah, lumayan banget. Seru. Mana hasher yang hadir rame lagi. Taufik yang jarang lari aja hadir hari ini. Pak Kurdi bilang seru karna ada check back-nya itu. Lain kali joint run lagi ya, pak. On-on!

Selasa, 07 Desember 2010

SPECIAL RUN #1600 BERSAMA BUPATI BANGKA TENGAH

start didahului oleh GM Tamron, Bupati Bateng Erzaldi Rosman dan hare Siu Tet


dilapangan parkir depan pendopo rumah dinas bupati Bateng


Run yang ke 1600 ini memang special. Bukan hanya karena angkanya yang tepat genap tapi run kali ini rencananya akan dihadiri oleh penasihat dan pelindung Koba hash dalam kapasitasnya sebagai Bupati dan wakil Bupati Bangka tengah. Juga akan dihadiri oleh para undangan dari Pemkab Bangka tengah

Persiapan sudah dimulai sejak jam 14.00 di gedung serba guna Pemkab Bangka tengah. Gedung berkapasitas kurang lebih 2000 orang ini berdiri megah di lingkungan perkantoran Pemkab Bateng. Kabarnya gedung ini bisa disewa untuk umum. Malah pak Bupati bilang bisa diskon khusus buat hasher koba hash. Gedung ini memang cocok buat resepsi pernikahan atau lainnya. Gedungnya mewah, fasilitasnya lengkap, dan untuk saat ini merupakan satu2nya gedung pertemuan terbesar di Koba. Jam 15.30 persiapan selesai. Waktunya kumpul ditempat start, di lapangan parkir rumah dinas Bupati yang jaraknya kurang lebih 1km dari gedung serba guna.

Rencananya jam 16.00 sudah start on-on. Tapi tunggu punya tunggu kok kelihatannya cuma hasher Koba hash semua yang hadir. Mana para undangannya? Cuaca memang mendung malah sedikit gerimis. Dengan seragam orange koba hash suasana jadi sedikit terasa cerah. Nggak lama kemudian parkirlah BN 1 yang di tumpangi Bapak Erzaldi Rosman. Beliau turun dan pulang sebentar ke rumah lalu bergabung bersama kami sambil memeluk seorang hasher dengan akrabnya. Begitulah beliau apa adanya. Begitu juga Ibu Melati Erzaldi. Menyapa teman-teman hashernya dengan hangat di tengah cuaca mendung yang dingin. Setelah sejenak acara ramah tamah kita semua start run di dahului oleh GM Tamron, Bupati Erzaldi Rosman, hare Siu Tet, dan beberapa anggota Satpol PP. Hadir juga ikut run bersama yaitu Bapak Danramil Koba.

di 3/4 rute, perkebunan sawit belakang perkantoran pemkab Bateng


Rutenya datar di seputaran Pemkab. Dari depan rumah Bupati ke arah belakang memutar di sekitar kebun sawit pak Tamron keluar di Jl. Jaksa dan finish di GSG Bangka tengah. Kok nggak ada checking atau check back? Terang aja, hare-nya ikut lari didepan. Maksudnya mungkin supaya nggak pake nyasar untuk mempersingkat waktu.

Di GSG makanan sudah siap menunggu untuk diserbu. Ada kembang tahu, makanan khas koba koh Afen yang hangat cocok banget dengan cuaca. Ada pempek, mie Koba bang Kandar yang juga khas koba, soto bening, sate dan martabak bangka. Martabak bangka ini berhubung adanya dibangka maka kami disini menyebutnya martabank manis. Tapi, eh, kok stand martabaknya sepi? Padahal ini tukang martabak paling enak di Koba lho. Sudah langganan dipake kalo pas ada acara-acara kayak gini. Rupanya tadi pas dia mau masak dapet telpon kalo anaknya kecelakaan. Dia langsung ke rumah sakit umum yang jaraknya cuma beberapa puluh meter didepan GSG dan belum balik hingga acara dimulai. Mudah2an anaknya cepat sembuh.

makan-makan disela dulu mendengarkan sambutan-sambut

Makanan melimpah ruah, para hasher antusias menyerbu dengan tertib. Di dalam gedung sudah ada organ tunggal yang melantunkan lagu-lagu pengantar santai. Sejenak acara makan-makan di sela oleh sambutan dari GM Tamron dan Advisor Erzaldi Rosman. Dalam sambutannya pak Erzaldi mengatakan mendukung penetapan Koba H3 sebagai tuan rumah Pan Sumatera Hash tahun 2013. Setelah menyampaikan sambutan beliau didaulat bernyanyi ditemani ibu Melati diiringi begitu banyak hasher Koba yang berjoget bersama. Suasana begitu ceria. Sayang waktunya sempit. Karena hampir maghrib berberapa hasher memutuskan pulang duluan. Hujan masih turun rintik-rintik. On-on!
ini kembang tahu. bahannya mirip tahu sutra dimakan dengan kuah air jahe yang hangat.

Senin, 08 November 2010

RUN #1596 BEROK

Hujan lagi, sejak dari jam 16.00 juga sudah hujan. Tapi tetap saja ada yang hadir, lumayan banyak malah. GM dan JM hadir. Ada tamu juga yang ikut joint run sama kita, yaitu dari Koramil Bangka tengah.

Run di bawah gerimis? Siapa takut. Rutenya biasa, lumayan jauh dan lumayan familiar. Tapi ternyata ada juga yang nyasar dan akhirnya mesti nempuh jarak yang jauh lebih panjang dari jarak sebenarnya. Hehe..ksiaaannn..