Senin, 07 Maret 2011
Kamis, 03 Maret 2011
JOINT RUN P2H3
P2H3 Run : 03
Lokasi : Kacang Pedang pkp
Kelinci : Yusril dkk
Hari ini adalah jadwal run P2H3, hasher Kobahash datang hanya supaya ramai dan menarik minat warga Pangkal pinang untuk bergabung dengan Pangkal pinang Hash House Harriers.
Hasher Kobahash yang turut serta sekitar 30 orang. Disediakan bis bagi yang tidak membawa kendaraan sendiri. Kumpul jam 15.00 di Lapangan Basket PT. Kobatin setiap rabu. Selama perjalanan yang memakan waktu kurang lebih 1 jam tak henti-hentinya digelar canda tawa. Bis serasa mau meledak saking gegap gempitanya.
Lokasi start hari ini bertempat di komplek perumahan walikota Pangkal pinang. Dekat kolam retensi Kacang pedang. Areanya luas dengan landscape kota Pangkal pinang. Warna trailnya masih senada dengan trail Kobahash karena memang kelincinya kelinci Kobahash yang diperbantukan untuk P2H3.
Mengambil jalur ke kanan, melalui sungai kecil yang untungnya ada jembatan hingga tidak perlu membasahi sepatu. Menyusuri jalan setapak hingga sampai ke jalan yang cukup lebar. Dipertengahan jalan dihadang check back yang memaksa hasher berbelok arah mengambil jalan ke kiri ke jalan Bahagia. Yang menyebalkan ternyata ujungnya ya balik lagi ke jalan tadi, huh, dasar kelinci. Katanya cuma 4 km, ternyata hampir 7 km. Menyusuri pinggiran sungai dan melintas jembatan 12 yang terkenal sebagai tempat ngabuburitnya muda-mudi Pangkal pinang, hasher kembali ke tempat semula dan menikmati snack ala kadarnya. Sayup-sayup adzan magrib terdengar berkumandang. Hasher Kobahash beranjak pulang. Tiba di Koba jam 19.30.
Selasa, 01 Maret 2011
Lokasi : Bemban
Kelinci : A Latif cs
Tempat startnya di depan Power House PT. Kobatin. Menurut beberapa hasher daerah ini sebenarnya juga lokasi tempat pembuangan monazyte, bahan radioaktif limbah timah. Member yang hadir cukup ramai ditambah pelari-pelari suporter. Rutenya melalui jalan mobil sejauh kira-kira 500 m belok kanan ke jalan motor. Belok kanan lagi masuk ke antara pepohonan. Disini sudah sulit berlari karena jalannya sempit disela-sela pohon. Berikutnya hasher harus menuruni terkadang menyebrangi siring kering. Tapi tidak terlalu jauh. Kembali ke jalan mobil. Jarak trail kali ini ternyata cukup jauh. Menurut pak Latif 8,6 km. Hari sudah agak gelap sementara para hasher baru menyelesaikan separuh trail. Akhirnya di 3/4 trail, supir berinisiatif untuk menjemput sebagian hasher yang agak lamban. Tapi beberapa menyelesaikan trail dengan sempurna. Trail kali ini sebetulnya cukup baik, walaupun terlalu jauh mengingat lokasinya sendiri sudah cukup jauh dari Koba. Anyway lumayan lah. Yang pengen mengomel ya silahkan aja, hehe
Senin, 07 Februari 2011
RUN #1609, JONGKONG 5
Kelinci : Felli & Sukri
Lokasi : Jongkong 5 TPA Koba
Suasana Imlek masih terasa kental hingga hampir semua hasher chineese tidak hadir, hanya sekitar 6 orang saja yang tetap setia hadir. Lokasi ini memang benar tempat pembuangan akhir sampah di daerah sebelum desa Kulur belok kanan, tapi tak usah khawatir bau sampah menyengat karena TPA ini masih baru jadi belum ada gunungan sampah. Yang ada gunungan pasir bekas penambangan timah. Konon katanya inilah lokasi pertama penggalian timah PT. Kobatin. Daerah ini memang daerah tambang. Banyak lobang-lobang bekas galian yang akhirnya membentuk danau jernih kehijauan. Gunungan pasirnya yang terkikis air hujan juga membentuk pahatan-pahatan yang indah. Kalau digarap dengan serius pasti daerah ini bisa jadi area wisata yang unik.
Walau sudah pernah lari di lokasi ini tapi karena kesalahan informasi rupanya banyak juga yang kesulitan mencari lokasi start. Termasuk GM Tamron yang datang paling akhir. Juga mobil minuman. Info yang mereka terima yaitu Simpang Jongkong. Padahal seharusnya TPA Jongkong 5. Sayangnya lagi trail kali ini sangat pendek. Mungkin cuma sekitar 3 km. Pelari yang paling akhir saja cuma menghabiskan waktu 20 menit. Rutenya juga rute lama. Jalan setapak berpasir dikelilingi gundukan pasir dan danau jadi-jadian. Mungkin untuk kedepannya Hare master perlu mengingatkan pada hare yang bertugas untuk memperhitungkan jarak dan waktu berlari dan meracik rute yang menyenangkan atau pun yang menantang. On-on.
Selasa, 01 Februari 2011
TEST RUN PAPI H3
RUN : 1608
Kelinci : Irwadi, Yusril, Ansori, Ponijan
Lokasi : Penyak
Run kali ini sebenarnya merupakan test run bagi Pangkal pinang Hash House Harriers (PaPI H3)yang baru terbentuk. Karena itulah Hasher Koba H3 memutuskan untuk memakai seragam agar terlihat lebih rapi dan kompak. Hampir semua anggota Koba H3 hadir. Dalam kesempatan ini juga GM mengundang Kapolda Babel, Brigjend Pol M Rum Murkal, untuk ikut lari bersama. Selain kehadiran Kapolda, run kali ini juga dihadiri oleh Danramil Koba, Isyari, salah seorang staf dari Korem, anggota perhimpunan olah nafas Pangkal pinang, dan satu regu anggota brimob dan lain-lain.Dari PaPi H3 sendiri hadir sebanyak kurang lebih 8 orang termasuk GM dan On-Sec.
Trailnya tidak berbeda dengan trail yang sudah-sudah. Dari Pos DLLAJR masuk ke arah kiri ke perkebunan lada. Mendaki sedikit. Disini seorang peserta mengomel protes tentang rute yang dibuat yang menurutnya sangat tidak layak untuk acara 'jalan santai'-nya. Rupanya peserta ini belum pernah tau dan kenal dengan Hash, bahwa sebenarnya seperti inilah rute hash itu salah satunya. Dan untuk itulah sebenarnya test run ini diadakan, yaitu untuk memperkenalkan hash pada calon-calon member PaPi H3. Setelah sedikit mendaki diperkebunan, kembali ke jalan datar lalu memutar masuk ke perkampungan, keluar di jalan raya Penyak. Nah disini hasher Koba H3 diperlakukan sedikit istimewa dimana ketika kami menyebrang jalan ada beberapa anggota polisi lalu lintas mengamankan jalan raya dengan memberhentikan kendaraan yang lewat sejenak untuk mempersilahkan kami menyebrang(hehe..padahalkan karena Kapolda-nya yang lewat).
Setelah sampai ditempat semula, minuman dan snack dibagikan. Para hasher berbincang-bincang sambil menunggu peserta yang belum sampai. Photo-photo dan bertukar informasi. Jam 18.00 setelah Kapolda pamit pulang hasher yang lain ikut bubar dan pulang masing-masing. On-on!
Minggu, 30 Januari 2011
Cek lokasi
Sampai di lokasi yang diputuskan dalam rapat panitia hari kamis yang lalu yaitu perumahan Telaga Murni kita langsung hunting tempat mendirikan tenda dan panggung. Areal perumahan ini dinilai cukup memadai untuk tempat party walau sayangnya tidak memiliki view yang cantik dan terkesan biasa-biasa saja. Lalu sebagian menyusuri daerah seputar perumahan untuk menentukan bakal trail, yaitu pak Kamlani, pak Yusril, pak Amin dan pak Kusmayadi. Trail daerah ini tidak jauh berbeda dengan daerah seputaran Koba. Melalui area pertambangan timah kami menuju daerah perkebunan karet, memutar sedikit mendaki dataran tinggi tempat petani bercocok tanam. Melalui semak belukar, menyebrang sungai dangkal dan sampai di pekuburan tionghoa Mangkol. Selama 1,5 jam perjalanan kami merasa sudah bisa memastikan trail yang rencananya akan di buat short dan medium. Sementara pak Syahrudin, Jackie dan driver menyelesaikan urusan dengan pihak pemilik perumahan dan pak lurah. Karena mereka menilai kami pergi terlalu lama jadi tak henti-henti menanyakan posisi kami yang saat itu masih sibuk mencari jalan pulang. Sempat kami candai bahwa diantara kami ada yang pingsan dan kami kesasar entah dimana, padahal kami masih istirahat di warung setempat sambil terkekeh-kekeh. Lokasi sudah disurvey, izin sudah didapat dan foto sudah diambil. Tinggal laporan senin depan. Kabarnya lokasi ini belum di setujui oleh GM. Sebenarnya rencana sebelumnya adalah halaman Hotel Aston, tapi berhubung hingga saat technical meeting pihak Aston belum menyatakan setuju maka di tentukan Telaga murni estate ini sebagai pilihan kedua. Jadi tunggu kabar lagi disetujui atau tidaknya.
Senin, 03 Januari 2011
DEAD BODY IN IT
Iya, tadi di lokasi start, pantai Tanjung Langka, sebelum waktu on-on ada dua boat departemen sosial muter muter disekitar situ. Trus merapat ke pantai. Para hasher udah rumpi-rumpi katanya itu boat rescue yang nyariin mayat anak bujang dari Sungai liat. Jauh amat? Maklum kan ombak sama angin besar, bisa aja nyasar ke Koba.
Eh bener aja, ternyata itu boat udah bawa mayat. Mayat laki-laki anak kelas 2 STM di Sungai liat. Kata salah seorang anggota TAGANA ini sudah pencarian hari ke 6. Ada tiga korban tapi yang dua tertolong, sementara yang satu ini hilang. Katanya sih mereka mandi-mandi di Pantai Rebo, sebuah tempat wisata di Sungai Liat. Ketemunya di laut Perlang oleh seorang nelayan. Terang aja tuh mayat udah bengkak dan berbau tidak sedap. Tau ada mayat karuan aja para hasher berhamburan mendekat. Sampai-sampai waktu on-on dicuekin. Malah ada yang nggak ikut lari lantaran pengen liat proses evakuasi.
Padahal trailnya top banget lho. Kelincinya kelinci senior. Dari mulai masuk lewat samping eks karaoke Gun udah nyelusurin semak-semak, trus nerobos bekas rumah bobrok di tengah kebun, baru keluar di jalan setapak. Nggak lama dari jalan setapak masuk lagi ke semak ilalang. Wah, nih kelinci tua pintar juga ngerjain hasher-hasher muda. Trail ini bener-bener manual. Gak bisa naek motor nih, jalannya dirintis sendiri buka belukar. Tahan susah, emang top ini kelincinya. Lokasi Tanjung Langka ini bisa dibilang sering banget dipakai untuk trail hash, tapi trail kali ini dibuat menarik sama Pak Aminuddin dan Safree. Memang track terakhirnya tetap di pantai. Jadi susur pantai seperti biasanya. Lumayan lah.
Sampai ditempat finish, mayat yang tadi baru selesai dievakuasi. Rupanya tadi nunggu sarung tangan karet. Salut buat para anggota TAGANA Provinsi Bangka Belitung. Selamat atas kerja kerasnya. Buat anggota keluarga si mayat, semoga tabah dan tawaqal atas cobaan ini.










