Senin, 17 Oktober 2011

JOINT RUN SENIOR KOBAHASH




bersama senior di halaman Aston


di lobby Aston bersama Kent Hart


Papihash, Minggu, 16-10-2011

Lokasi : Aston Hotel Bangka

Kelinci : Yusril AR & Efran

Run kali ini sedikit berbeda. Diadakan di hari minggu sore dan diikuti oleh Anggota IKAK, Ikatan Keluarga Alumni Kobatin. Hadir dalam acara hash ini, Mr. Simpson, Mr. Kent Hart, Malik Salim, Tresna Widya, Susan , Elizabeth, Swany Kairupan, Suwardi, dll.

Suasana diawal jumpa memang benar-benar suasana reuni yang hangat. Photo bersama, saling bertukar kabar, dan tentang photo bersama ternyata Mr. Kenhart jadi artis sesaat didaulat ibu2 kobahash untuk photo berdua..:D

Saking asyiknya berkumpul sampai2 on-on time yang rencananya jam 16.00 jadi molor 19 menit. Trailnya dibelakang Aston. Kami keluar dari pintu belakang Aston yang sengaja di request pada Emmy; sales manager Aston yang member Papihash. Sebelum run sudah dengar bisik-bisik Susan sama Swany Kairupan untuk potong kompas. Kata Pak Malik kalau mau potong kompas ikut beliau saja. Haha..maklumlah, mereka kan sudah senior, tidak sekuat dulu lagi. Susan ada masalah dengan kakinya, MS sudah lebih gemuk dibanding dulu, padahal dulu menurut Ali Bob beliau adalah pelari yang tangguh dan ramping. Swany juga sudah lama tidak aktif olahraga, kalau Kenhart masih aktif hash , malah saat ini adalah joint master di salah satu kennel hash di Malaysia . Dan memang mereka hanya mengawal keberangkatan saja judulnya, tidak sampai 1km sudah balik ke Aston. Hanya TW dan Suwandi yang menyelesaikan trail sampai akhir. Sementara MS menunggu di garis akhir dengan kamera tele-nya, take pict.

Trailnya hanya 4 km. Tapi tracknya sangat bagus. Hampir tidak disangka-sangka masih ada lokasi hash sebaik itu di Pangkalpinang. Lokasinya jalan setapak, menanjak sedikit perbukitan, turun dan jalan tanah merah. Tidak terlalu banyak check-back dan checking. Paper sign-nya cukup menuntun. Hanya di trail terakhir saja beberapa hasher nekad melanggar check-back yang membuat mereka menempuh jarak sedikit lebih jauh.




Sampai di tempat semula di halaman parkir Aston, obrol2 dilanjut maning. Diselingi makan snack dan bir. Yang belum biasa ikut hash agak heran melihat kebiasaan ini, bir after run? Hehe, why not, kata Kenhart sedikit bir setelah hash cukup baik. Beliau sempat bercanda tentang hash kali ini, katanya ada peraturan baru, umur diatas 50th boleh potong kompas dan jangan lupa tentang PSC, saya tanya, apa tuh PSC? Katanya Peterson short cut..haha...yang tidak tau apa maksudnya ya silahkan cari tau sama senior, Pak Amin misalnya. Pasti ada cerita dibalik itu.

Sayangnya dalam acara ini kedua Grand master baik dari Papihash mau pun Kobahash tidak bisa hadir karena alasan yang tidak bisa diungkapkan disini. Padahal para senior kan ingin kenal juga. Mungkin kalau member Kobahash tidak hadir juga akan sangat sepi mengingat member Papihash yang sedikit sekali. Anyway, semua senang, kesempatan yang jarang terjadi ini berhasil dilalui dengan baik.

Keep On-On hasher!

Kamis, 13 Oktober 2011

JOINT RUN PAPIHASH



Pangkalpinang Hash,
Rabu, 12-11-2011
Lokasi : Air Itam
Kelinci : Yusril AR

Peserta joint run Pangkapinang Hash dari Kobahash cukup ramai dengan kompak memakai seragam kaos edisi ulang tahun ke 32. Kuning dimana-mana. Sayangnya hasher PapiHash sendiri malah hanya beberapa gelintir saja. Kalah banyak sama hasher tamu.
Kelinci PapiHash Efran berhalangan sehingga hanya Pak Yusril yang turun ke lapangan dibantu dua hasher wanita. Trailnya hampir mirip dengan trail sebelumnya, hanya agak melingkar lingkar sedikit dan beda arah. Sempat kehilangan jejak sebelum memasuki area TPA Pangkalpinang. Di area yang baru digusur. Maju terus ada kolong tempat penambangan timah. ke kiri tidak ada jalan. Yang paling mungkin ke kanan seperti trail sebelumnya. Tapi tidak ada jejak paper. Setelah lama mencari barulah Pak Irwadi melihat paper sign. Betul di arah kanan tapi mundur sedikit dari tempat kami tadi berbelok. Sebalnya ternyata keluarnya ya disitu-situ juga. Kalau tadi kami nekad nerobos tanpa cari paper sign ya ketemunya di tempat rongsokan si Ayuk tu lah, karena ada satu orang yang melakukan hal tersebut...heewww...tape deeeh..
Setelah itu trail mengarah ke sepanjang jalan aspal menuju ke SPBU yang dulu pernah jadi tempat start. Familiar donk jalannya. Tapi lagi-lagi tidak ada paper. Di persimpangan jalan sempat bingung tuh. Yang ke kiri papernya jelas tapi tidak menjanjikan. Hanya tiga orang hasher yang mengikuti paper sign. Yang lainnya mengarah ke kanan karena melihat Pak Sugi terus saja tidak kembali lagi.


Disini ketemu Pak Yusril yang sedang patroli. Katanya bukan itu trail yang betul tapi juga tidak salah karena ada didepan nanti ketemu kertas lagi. Betul ternyata, dekat persimpangan ada kertas lagi. Sementara Pak Irwadi baru sampai karena jalannya memutar. Hihiii...trailnya di diskon. Keluar dari area itu di SPBU mengarah ke kanan menyusuri jalan raya lalu masuk ke kanan jalan kampung dekat gereja dan kembali ke tempat semula. Lumayan, 30 menit. Sempat digonggong anjing tuh. Kami lari terbirit-birit hihii...niatnya sih minta perlindungan Pak Amin dari si guguk eh nggak tahunya Pak Amin juga takut tuh dan lari tunggang langgang..hahaha...untungnya kami diselamatkan garis finish.

Tanpa menunggu hasher yang lain kumpul kami yang dari Koba bergegas pulang. Oya, hari ini ada seorang hasher dari Bontang yang ikut bergabung. Katanya dapat info dari koran tentang Pangkalpinang hash. Dan sebelumnya sempat melihat paper sign dipinggir jalan. Selamat bergabung, kawan. On-On!

Selasa, 11 Oktober 2011

LOKASI AIR NONA BANYAK AIRNYA



Kobahash Run #1644
Senin, 10-10-2011
Lokasi : Air Nona, Jongkong 12
Kelinci : Saidina Ali

Jalan menuju lokasi ini makin buruk. Banyak lubang yang karena hujan jadi seperti kolam. Ini karena tidak adanya got tempat air mengalir jadi airnya menggenang ditambah kualitas jalan yang buruk. Jalan disimpang arah bengkel HE juga sama buruknya. Banyak tenda biru para penambang liar. Untungnya lokasi start terletak di ketinggian yang ditanami sawit. Hijau, di kejauhan tampak kolong bekas tambang seperti danau kecil yang indah.

Hasher yang hadir cukup ramai. Untung hujan berhenti sejak tadi dan digantikan matahari yang masih enggan turun. Rutenya masih mirip-mirip rute yang lama. Tidak banyak yang berubah. Jarak tempuhnya lumayan. Tapi sama sekali tidak ada asyiknya hashing. Paper sign yang dipasang nyaris on-on semua. Hasher juga kebanyakan jalan daripada yang lari. Persiapan untuk Pan Indo Pan Asia Bandung sudah semakin dekat. Sudah musti rajin lari untuk latihan mengeksplore runsite Bandung nanti. On-on..

Selasa, 27 September 2011

RUN 1642

Kobahash Run #1642

Senin, 26 September 2011

Kelinci : Bukhari & Aminuddin MU

Lokasi : Kebun Kelompok Tanjung

Cukup banyak hasher yang hadir kali ini. Sekitar 60 orang. Jumlah terbanyak setelah Ramadhan Run. Termasuk partisipan dari Bank Mandiri, Pak Edy Supriyadi bersama dua orang rekannya. Rutenya seperti biasa dari simpang tiga sawit Mukri masuk kanan. Para hasher jalan beriringan terlebih lagi semakin ke dalam jalan semakin sempit. GM Tamron belum apa-apa sudah kena check back yang pertama yang mengarah ke kiri.

Melewati kebun On-sec Lie menanjak sedikit setelah melewati jembatan miring. Lurus terus di jalan setapak. Sampai tiba di simpang dua, disini lah para hasher mulai terpecah dua. Sebenarnya trail yang benar adalah yang mengarah ke kanan tapi ternyata banyak hasher yang mengarah ke kiri. Mereka kenal lokasi apalagi ada On-sec Lie dan Pak Kusmayadi yang paling suka short cut. Untung tidak menunggu-nunggu, kalau tidak bisa-bisa karena kelamaan menunggu akhirnya datang paling akhir karena yang lain tiba duluan melalui jalan yang lain.

Trail yang ke kanan melalui sedikit semak yang sempat ditebas dulu oleh kelinci. Diantara semak di bawah pohon karet jalan setapak bertabur paper sign yang cukup menuntun. Jalannya agak memutar-mutar karena di sela-sela pohon karet. Masuk ke perkebunan yang agak gelap karena cukup rapat dan lebat. Keluar di kebun jeruk. Belok kanan melalui sungai jernih dengan jembatan yang miring. Melalui jalan diatas tanah lembut bekas rawa yang ditanami pohon sawit. Keluar di jalan tanah merah. Di sini Pak Bukhari sudah menunggu menanyakan apakah kami hasher terakhir. Kata kami di belakang masih banyak hasher lain tapi sepertinya mereka potong jalan. Saat itu kami sudah menghabiskan waktu 38 menit.

Karena berpikir mungkin hasher lain memotong jalan kami bergegas mempercepat langkah, sementara hari mulai gelap. Jalan itu seolah tidak ada akhirnya. Sementara di kiri kanan pohon sawit yang sepi terdengar suara-suara seperti orang bicara dan sesekali mengobrol dan berteriak. Suaranya seolah dekat tapi jauh. Mungkin karena terbawa angin. Sudah mulai gelisah karena hari semakin gelap dan jam sudah menunjukkan pukul 17.50 sementara di belakang kami sudah tidak ada orang lagi. Lalu makin lama suara-suara manusia dan kendaraan makin jelas. Debu berterbangan sudah mulai tercium. Lega. Akhirnya sampai juga.

Ternyata memang betul mereka potong kompas. Kata On-sec Lie inilah jalan terdekat, kita diskon trailnya. Nah dia. Hampir separuh hasher potong kompas. Tapi ya begitu, mereka melalui jalan yang berdebu..kacian deh yu... Pak Bukhari sempat mengomel karena trail yang sudah dibuatnya dengan indah dipotong orang. Betul, seharusnya ini jadi trail yang sangat bagus. Beberapa hasher terpaksa dijemput. Termasuk partisipan dari Mandiri. Hari semakin gelap, sudah jam 18.00. para hasher yang dijemput sudah berdatangan. Mobil terisi dan beranjak pulang. On-on. See you next Monday.

Selasa, 20 September 2011

RUN KELINCI NGE-BIR

Kobahash Run, #1641
Senin, 19-09-2011
Kelinci : Ismin & Kusnardi
Lokasi : Tj. Langka, lap cross

Ternyata untuk membuat suatu hash run menjadi menarik tidak selalu bergantung pada typikal lokasi. Walau pun di lokasi datar dan sudah familiar tetap saja bisa asyik kalau meramunya dengan manis. Tambahan bumbu check back, checking dan on-on yang tepat takaran akan membuat cita rasa hash menjadi sedap. Dan satu hal yang perlu diingat, kalau ingin menemukan inti hash yang fun, jadilah hash horn. Ujung tombak. Peneriak on-on paling awal. Mengecek trail yang on sementara yang lain menunggu di satu titik, kalau check back ya resikonya jadi pelari paling belakang. Tapi kalau ketemu on-on paper setelah yang lain kebingungan cari jalan adalah satu kepuasan luar biasa. Itulah intinya hash, checking, check back, on-on = fun. Memang butuh energi ekstra. Tapi dibayar lunas dengan kegembiraan.

Trail hari ini sebenarnya sangat familiar karena sudah sering dipakai. Tapi ya itu tadi, kelincinya pintar meramunya. Jebakan yang pertama tidak jauh dari tempat start. Kertas mengarah ke jalan yang menurut para hasher tidak mungkin dituju karena akan sangat jauh keluar dari range. Tapi menurutku bisa karena rute ini dulu pernah dipakai dan kebetulan aku juga waktu itu horn-nya. Hanya trailnya akan berbelok ke kiri. Cari saja jalan setapak di kiri. Ternyata betul. Di dalam semak belukar yang kering ada jalan setapak kering dan terdengar teriakan on-on.

Jebakan yang berikutnya ketika jalan yang mengarah ke pantai dihadang check back sign sementara jalan setapak yang mengarah ke kiri tidak ada kertas dan on-on. Setelah menyusuri jalan lebih dari 100 m aku, Pak Syahrudin dan Pak Latif berbalik diikuti hasher lain yang sudah bertumpuk. Menuju ke jalan yang lurus ke pantai. Tapi Pak Syah meyakinkan sudah melihat check back paper disana. Aku coba ke jalan setapak yang ke kanan. Mr. Lie sempat mengingatkan kalau tak mungkin arahnya kesana. Aku pantang menyerah sebelum yakin tidak menemukan apapun. And, voila!! Ada selembar paper sign, maju 2m ada setumpuk, terus maju ada lagi dan lagi. Tapi on-on masih belum kelihatan. Terus mi, terus aja dulu, kata Pak Din. Waduh, nafas sudah sesak, dada sudah panas, on-on belum juga kelihatan. Supaya hasher lain tidak keburu pergi karena kelamaan menunggu aku teriak on paper aja. Sampai akhirnya Pak Din menemukan on-on. Haiyahhh..ternyata jalannya cuma memutar sedikit belok lagi ke kanan. Bener2 nggawe nih kelinci. Kami olok kelinci yang senyam senyum di ujung jalan. Kelinci nge-bir ni kate kami. Mabuk, bikin trail muter muter.

Tapi jadilah. Run jadi menyenangkan. Trail berakhir setelah 50 menit. Sempat mau short cut waktu lihat ada gubuk yang dekat dengan lapangan cross. Tapi batal karena takut salah kira. Padahal ternyata lumayan banyak hemat waktu kalau ambil jalan itu.

Oya, hari ini rombongan Ace-ace dan Aji-aji dari Kubak tidak hadir karena Papa Ce Aini atau Anyo meninggal dunia. Kami seluruh hasher Kobahash mengucapkan turut berduka cita, semoga arwah beliau tenang di alam baka. Dan keluarga yang ditinggalkan ikhlas dan sabar.

On-on.

Rabu, 14 September 2011

HARE ON DUTY

pantai Penyak sekejap sebelum sunset


senyum dulu menjelang on-on


rame ya, halal bi halal..lame tak jumpe


hare on duty..narsis habis setelah setting trail


partisipan dari BNI


Kobahash Run #1640
Senin,12-09-2011
Lokasi : Penyak
Kelinci : Amilia Souga dan Lorensia Eva


Hari ini bertugas jadi Hare Koba Hash House Harriers. Pagi-pagi sudah dikontak Deputy On-Sec tanya lokasi start. Meluncur ke sektetariat Kobahash dulu di Club House PT. Kobatin. Sampai sana baru ingat kalau hari ini ada janji temu dengan Pak Bupati Erzaldi berkenaan dengan urusan majalah Kobahash. Bergegas pulang ganti baju. Cuma menyambar jas di gantungan pintu lemari melesat lg ke Pemda. Sampai disana lapor sama penjaga. Katanya si Bapak belum tiba di kantor. Memang tadi kata anak-anak Beliau ada membuka acara apa gitu di SMU Koba. Kata penjaga jam 11 baru Bapak tiba. Sempat ketemu Pak Zaidi dari BNI Koba mengawal Kepala BNI Pangkalpinang yang baru Pak Arnold, pengganti Pak Jantje Baroleh.

Tunggu punya tunggu sudah jam 12.30. Ternyata si Bapak masih ke Makorem di Belilik. Mungkin melihat para CPNS yang sedang digodok disana. Makan siang dulu ahh. Titip no hp ke mbak Pol PP yang jaga. Maksudnya minta di calling kalo Bapak sudah tiba.

Selesai makan, sms masuk. Bapak sudah di kantor. Swiiiiinnggg..kami melesat ke Pemda lagi. Sampai disana kami kira akan segera dipertemukan dengan beliau. Ternyata tidaaakk.. Menunggu lagi. Sementara waktu sudah bergulir di angka 14.00. Waduhhh..kita kan harus menghambur kertas. Berunding dengan Bu Eva dan Pak Akwet. Akhirnya kita putuskan untuk menunda pertemuan dengan si Bapak. Apa boleh buat. Kita juga tak ingin terlalu mendesak Bapak. Ya sudah, kita pamit mundur. Ternyata di dinding samping kantor Pak Bupati sudah dituliskan kalau jam temu Bupati untuk masyarakat itu jam 14.00. Hyaaahh...Jam pagi itu untuk Wakil Bupati, Kepala2 SKPD, tamu VIP. Jadi kalau anda tidak merasa salah satu dari mereka bersabarlah menunggu di jam 14.00. Hehe. Yang enak itu memang ketemu di lapangan. Saat bersepeda santai atau jogging hash.

Pulang sebentar ke rumah, mandi, minum kopi, siap-siap ke lokasi hash di Penyak. Kebuntrak- buntrak pokoknya. Rambut belum kering, belum pakai krim wajah, belum pakai sepatu. Langsung kabur. Tenteng semua peralatan ke mobil. Hayyaahhh.

Tiba di lokasi menghambur kertas. Setting jebakan. Suguhi hasher checkback 200 m. Tambah lagi 500m. Rasain loh. Kasih tanjakan sedikit di akhir trail. Lumayan. Selesai menabur kertas kita mengaso sebentar dan photo-photo di pantai. Narsis banget pokoknya. Kebetulan air laut sedang tinggi. Keren dah lautnya.

Waktu on-on tiba. Hasher yang hadir lumayan ramai. Hanya hasher dari area pasar yang sedikit. Hasher Padangmulya full. Ada tamu dari BNI. Ada snack juga.

Kelihatannya para hasher puas dengan trail ini. Tidak terlalu panjang tapi cukup asyik dengan checkback dan bukit kecil di akhir trail. GM sedikit mengeluh gatal karena ilalangnya..hehe..bonus tuh, bos..

Run hari ini ditutup dengan makan bubur kacang merah dan kacang hijau sponsor dari BNI. Sambil ramah tamah dengan kepala cabang BNI Pangkalpinang yang baru.

Sampai dirumah hari sudah gelap. Tugas selesai? Oo..belum. Masih ada satu lagi. Kita butuh photo Wakil Bupati Patrianusa Syahrun, Patron Kobahash. Sekali lagi kita terburu-buru mandi, sholat, kopi dan keringkan rambut. Meluncur ke kediaman beliau di komplek PT. KOBATIN. Sayangnya kami terlambat. Bapak sudah pergi ke acara pembukaan pameran di alun-alun kota. Ada Charly ST 12 disana. Seluruh isi kota seakan-akan berbondong-bondong kesana. Uhh..malas ahh. Mending pulang istirahat. Body sudah luluh lantak rasanya. See you next time lah. On-on!

Senin, 05 September 2011

RUN PERTAMA SETELAH RAMADHAN

Minal Aidin Wal Faidzin


Ini dia kucing pengejar kasih sayang itu


photo dulu yuk..mumpung seragam


isi absen n ngosongin bawaan Yanti, sisa lebaran :D



Kobahash Run #1639
Senin, 05-09-2011
Lokasi : Area Pemda Bangka Tengah
Kelinci : Muslimun dan Benny S


Run pertama setelah Idul Fitri. Tadi pagi sudah sebar sms info ke beberapa hasher. Alhamdulillah, hampir semua yang di sms hadir. Lumayanlah, tidak sepi-sepi amat. Cuma hasher bagian pasar yang banyak tidak hadir.

Sambil menunggu hasher yang lain, sperti biasa, isi absen, obrol sana obrol sini. Saling bermaaf-maafan. Maklum masih suasana lebaran. Sampai tiba waktunya on-on.

Rutenya dari depan rumah dinas Kapolres ke arah kiri. Lurus sampai ketemu check back sign. Nyengir berdua Pak Din begitu lihat check back. Santai kata Pak Din, jangan buru-buru balik, biar kumpul dulu. Begitu kita balik belakang, kontan yang lain buru-buru ikut balik..hihi..denyut nafas hash mulai terasa.

Trail dilanjut ke kiri. Masuk ke perkebunan kelapa sawit. Wah, makin ke depan makin terasa kalau trail ini familiar. Yups...betul. Ternyata ini trail yang sama dengan trail yang dibuat Ansori di Ramadhan run beberapa minggu lalu. Hanya beda arah depan belakang saja.

Sampai di penghujung trail di depan rumah dinas Kejaksaan ada seekor kucing yang ngotot mengejar Elis. Makin kencang Elis lari makin terbirit-birit si kucing kecil mengejar. Menggelikan lihat adegan ini. Karena tidak terkejar dan tertinggal jauh oleh Elis, giliran GM Tamron yang dikejar. Kasian..rupanya kucing itu pingin disayang. Jadi ikut on-on juga dia.

Trail ini selesai dalam waktu 22 menit lari santai. Di tempat finish sudah menunggu Bapak Bupati yang menyempatkan diri menyapa teman-teman hashernya walau hanya sebentar.

Keep On-On..see you next monday.