Rabu, 28 Desember 2011






Kobahash Run #1655
Senin, 26-12-2011
Lokasi : Penyak
Kelinci : Irwadi dan Sahadi

Duo hare master ini menggelar trail di Desa Penyak atas anjuran On-Sec mengingat hari ini akan ada undangan joint run hasher Pangkalpinang hash. Hujan tidak kunjung reda mengguyur Koba seharian. Tapi beruntung sekali hujan mulai reda sejak jam 3 sore.

Di tempat start; kira-kira 300m setelah SMK Penyak (dari Koba) sudah terpasang bendera Kobahash. Tidak sulit mencari lokasi start. Tapi karena informasi yang salah; di sms info tertulis sebelum SMK, Pak Napit jadi terlambat datang di lokasi dan ktinggalan run. Peserta yang hadir cukup banyak. Hampir semua hasher datang termasuk Tjhin Kong Min yang sudah lama pasif dan Taskin. Mengingat cuaca yang kurang bersahabat jumlah hasher yang datang bisa dibilang cukup menggembirakan. Dari Pangkalpinang sendiri selain hasher Papihash ada juga partisipan dari BNI yang dikomandoi Pak Ardinul Rahim.

Trailnya agak sedikit monoton karena di area ini memang tidak banyak perkebunan dan bukit. Jalannya hanya lurus saja melingkar sejauh 5km. Juga tidak ada checking dan check back karena memang tidak memungkinkan untuk itu. Terlalu banyak rawa dan tidak banyak jalan simpang.

trail bisa diselesaikan hanya dengan 30 menit berlari dan bisa lebih lama lagi kalau banyak berjalan. 45 menit berlari ditambah jalan santai rasanya cukup menyenangkan. Sampai di lokasi sudah menunggu bubur kacang merah dan hijau, jeruk ponkam dan minuman isotonik yang disponsori BNI. Ditambah snack kue basah dari Kobahash. Makan minum sambil mengobrol dan bercengkrama dengan pandangan pantai Penyak di seberang jalan hingga maghrib menjelang. Hash hari ini berakhir dengan menyenangkan. On-ON!

Rabu, 21 Desember 2011

RUNSITE KULUR ILIR

start on-on








Kobahash Run #1654
Senin, 19-12-2011
Kelinci : Taufik
Lokasi : Kulur Ilir

Start di depan SD 10 Lubuk Besar di desa Kulur Ilir. Sempat salah mengira, kirain SD yang di pinggir jalan raya ternyata SD yang masuk kiri dari jalan raya. Peserta yang hadir lumayan ramai karena cuaca cukup bagus. Partisipan yang hadir dari Bank Mandiri dan Koramil.

Trail ini dibuat dadakan oleh hare master karena hare yang seharusnya bertugas tidak bisa melaksanakan dan baru memberitahu pada detik-detik terakhir. Tapi trail ini termasuk yang jarang sekali dipakai walau area Kulur Ilir memang sering kita jadikan runsite.

Dimulai tepat jam 17.00 masuk ke jalan lebar tanah merah agak sedikit menanjak. Kuatir trailnya sesingkat minggu lalu banyak hasher yang langsung antusias berlari. Belok ke arah kiri lagi ke jalan setapak yang cukup lebar disela-sela perkebunan. Ternyata trail ini cukup panjang. Di menit ke 30 kami baru 3/4 jalan. Lumayan lah. Kalau berlari terus dengan sedikit istirahat bisa tembus 30 menit. Cukuplah untuk mengobati kekecewaan atas rail yang kemarin.

Hari masih cukup terang ketika run berakhir. Beberapa hasher mulai kasak kusuk tentang acara apa yang akan digelar dalam rangka merayakan tahun baru. Beberapa orang antusias tapi tidak punya ide mau buat acara apa dan memutuskan untuk ikut suara terbanyak. Mungkin senin depan rencana ini akan dimatangkan. Sementara dari pihak komite sendiri kelihatannya tidak akan mengadakan acara apa pun.




Ru

Selasa, 13 Desember 2011

TRAIL SUPER mie

menunggu on-on time tiba di pondok pedagang durian


Kapolres Bangka tengah ikut run


baru 6 menit jalan sudah finish :((


makan bubur kacang hijau



Kobahash, Run #1653
Senin, 12-12-2011
Kelinci : Adnan Salim dan Fajarsyah
Lokasi : Rangkat, Kulur


Trail digelar di Rangkat, perbatasan antara Desa Kulur dengan Desa Terubus maksudnya mengakomodir keinginan hasher yang ingin lari sambil hunting durian seperti di Desa Belimbing Senin lalu. Yang dibayangkan kita bakal melalui kebun durian warga dan bisa membeli dengan harga murah langsung makan ramai-ramai disana. Tapi apa boleh buat, kenyataannya tidak seperti yang dibayangkan.

Cuaca sore kemarin sedikit mendung. Gerimis malah. Tapi dengan harapan di lokasi tidak hujan beberapa hasher tetap berangkat. Sampai di lokasi untunglah tidak hujan. Dan hasher yang hadir cukup ramai sekitar 60-70 orang. Ada Ardinul Rahim dan Zaidi dari BNI berikut beberapa personil BNI. Ada juga Kapolres AKBP M Setyobudi SIK Msi, dari Polres Bangka tengah bersama dua personil Polwan. Hash Master Tamron, Joint Master Tommy dan Joint Master M Napitupulu dan beberapa anggota komite juga hadir. Sip, begitu on-on time tiba kita langsung start.

Trail-nya masih yang dulu-dulu juga. Jalan setapak ke arah perkebunan penduduk. Check-back sign-nya yang pertama juga sama seperti run yang dulu-dulu. Tapi baru 6 menit berlari kok trail sudah dibelokkan ke jalan aspal yang jaraknya hanya 200 meter dari tempat start. Aihhh?? Whass up man?? Apa-apaan nih? Kontan seluruh hasher menggerutu panjang pendek. Kelinci langsung kena semprot. Pak Adnan buru-buru ngabur karena takut dihukum siram. Ini sih bebar-benar trail super-mi. Buset dah. Alasan Pak Fajar biar punya waktu ngobrol-ngobrol sambil makan bubur kacang hijau yang disponsori BNI. Tapi ini sih kelewatan.

Jadi malu sama Kapolres. Ini untuk pertama kalinya beliau bergabung dengan Kobahash di masa-masa awal beliau bertugas di Bangka Tengah. Beliau juga heran katanya klub lari tapi kapan larinya kok tau-tau sudah finish. Saking gemasnya On-sec sampai membasahkan Pak Fajar ke genangan air di dekat situ. Untung tidak ada kolong di sekitar itu, kalau tidak bisa seperti tradisi masa lalu zamannya bule-bule, kelinci digotong ramai-ramai dilempar ke kolong, hehe. Semoga senin depan trailnya lebih baik lagi.


Note : Kepada Hasher Kobahash yang belum mendapatkan Buku Kenangan Kobahash harap segera mengambil di lokasi pada bagian distribusi majalah, Pak Amin. On-On!


Senin, 05 Desember 2011

TRAIL FALSE YA FALSE





hare on duty


Kobahash Run #1652
Senin, 05-12-2011
Kelinci : Amilia Souga dan Rini
Lokasi : Desa Nibung


Thanks Allah, cuaca hari ini baik sekali. Hasher yang hadir cukup ramai. Bahkan ada beberapa hasher yang jarang hadir tapi kali ini menyempatkan diri untuk datang. Wah senangnya. Rute kali ini dipilih yang dekat dengan Koba, seputaran Desa Nibung. Start di simpang samping kuburan Desa Nibung. Masuk 400m ke arah lapangan bola belok kanan. Sampai di dua jalan bercabang belok kiri ada on-on sign. Sebelum belok kanan di lapangan bola ada tanda check-back hanya berjarak 100m dari lapangan. Sengaja tidak jauh-jauh karena hanya untuk menutup jalan ke arah itu saja. Tapi ternyata masih juga ada yang kena. He-he.

Dari on-on sign yang pertama terus menyusuri jalan setapak melalui kebun-kebun penduduk. Belok kanan lagi. Lurus terus kira-kira 200m ada check-back sign tuh. Sengaja kertas ditabur justru di jalan yang benar. Jalan false-nya malah hanya di lempar selembar dua lembar kertas seolah-olah tercecer. Logikanya hasher akan mengira kertas yang banyak adalah tanda trail false karena biasanya begitu. Nah kalau hasher menebak berdasarkan kebiasaan maka dia akan terkena check-back deh.

Arah kanan trail terbentang di jalan setapak sampai tiba di tiga jalan bercabang. Terpasang checking sign disitu. Yang pertama kertasnyasedikit, check-back kira2 300m. Yang kedua dengan kertas yang banyak dan rapat check-back kira2 200m. Yang benar yang ketiga, yang lurus. Ada tanda on-on setelah jarak kira2 200m. Masih terus mengikuti jalan lurus ini. Sampai di kilometer kedua. Ada short cut sebenarnya disini. Kalau hasher yang biasa jadi kelinci pasti dia tau ada jalan disini. Jalan ini sebenarnya familiar karena pernah dipakai waktu start di Camp Barito beberapa waktu lalu. Beberapa hasher memang memakai track short cut ini. Tapi sebagian besar mengikuti trail yang sebenarnya. Sampai di Camp Barito Iskandar berhasil menempuh dengan waktu 20 menit. Wah, kelinci sempat berfikir ini trail terlalu pendek. Tapi ternyata tidak juga. Karena dari Camp ke tempat start semula memakan waktu 15 menit berlari.

Karena kebanyakan hasher hanya berjalan kaki maka mereka tiba di tempat start sudah gelap. Tepat satu jam. Dari Camp Barito belok kanan masih harus mendaki dataran tinggi. Dari situ terlihat di kejauhan lampu-lampu di seputar tambang sudah dinyalakan. Dari dataran tinggi turun lagi masuk ke perkebunan sawit dan masuk ke arah lapangan bola sampai ke tempat semula. Sebagian hasher yang banyak berlari sudah pulang duluan termasuk hash master Tamron. Ada yang puas dengan trail ini karena porsinya cukup, 5 km. Ada juga yang mengeluh terlalu jauh. Manja tuh, sudah lama tak berlari. On-on! See you next Monday.

Senin, 28 November 2011

RUN 1651, JUDULNYA DURIAN

Kobahash Run # 1651
Senin, 28-11-2011
Kelinci : Taufik dkk
Lokasi : Ds. Belimbing

Lari hari ini memang judulnya durian. Lokasinya di desa Belimbing yang terkenal sebagai sentra durian di Bangka Tengah. Kelinci sudah dirikwes untuk tidak terlalu jauh jarak larinya supaya hasher masih punya waktu untuk tawar menawar durian di rumah-rumah penduduk yang menjual durian hasil dari kebun sendiri.

Sayangnya cuaca kurang bersahabat. Mendung hitam menggelayuti langit Koba menjelang tiba waktu hash. Hujan deras turun mengguyur pada jam 4 sore. Bus penjemput berlalu tanpa menemukan hasher yang biasa menunggu di spot-spot tertentu. Hanya beberapa hasher menunggu di shelter depan PT. Koba Tin. Sementara bus bagian pasar Koba memang tidak pergi karena hasher-nya tidak pergi.

Ternyata di daerah Kulur, sebelum masuk ke Belimbing hujan sudah berhenti. Supir bus bilang disana tidak hujan. Beberapa hasher mengeluh tidak bisa pergi karena bus tidak datang menjemput. Padahal sebenarnya mereka sudah tertinggal. Alhasil, bahkan hari ini tidak ada daftar hadir yang diedarkan karena Pak Amin sendiri tertinggal bis. Dengar-dengar kabar mereka yang di runsite memang puas akan durian. Yahhh...apa boleh buat. Cuma dengar kabar saja. Karena author tidak turun ke lapangan jadi tidak ada cerita tentang trail kali ini. On-on!

Kamis, 24 November 2011

RUNSITE BELIMBING, DURIAN CUY..


Musim mangga berlalu sudah. Harga mangga di pasaran mulai naik. Belum sempat turun di harga IDR 8000 sekarang sudah merangkak ke harga IDR 15.000. Sudah waktunya berpaling ke jenis buah musiman yang lain. Durian. Tra raaaa... Musim durian telah tiba. Memang masih jarang di Koba. Kalau ada pun harganya masih mahhhalll. Tergantung ukuran. Masih berkisar antara IDR 10.000 - 35.000.

Mau yang agak murahan? Pergi ke kantong-kantong penghasil durian. Untuk area Bangka Tengah jalan-jalan lah ke daerah Kulur sampai Perlang. Disana biasanya ada pondok-pondok darurat di pinggir jalan yang menjual durian. Pintar-pintar lah menawar. Jangan lupa, kalau harga sudah jadi mintalah durian yang sudah dipilih untuk di 'cam'. Cam itu istilah untuk mencuil sedikit kulit durian untuk mengintip isinya. Jangan sampai durian yang kita beli mentah. Rata-rata sih durian asli daerah setempat durian jatuhan. Karena rata-rata pohon durian di sini pohon tua yang sudah sangat tinggi jadi tidak memungkinkan untuk memetiknya sebelum jatuh masak.

Biasanya durian yang dijual di daerah Kulur di impor dari Belimbing, desa tetangga..:D. Desa Belimbing letaknya kira-kira 20 km dari Koba. Nah kalau mau lebih murah lagi ya ke Desa Belimbing ini. Sekali lagi, pintar-pintar lah menawar dan jangan lupa minta di cam.

Sekedar info buat teman-teman Hasher, Senin, 28-11-2011, runsite kita akan digelar di Desa Belimbing lho. Ini juga karena musim durian yang telah tiba. Jadi sambil jogging sekalian jalan-jalan cari durian. Kelincinya juga top loh, Hare Taufik. So, dont miss it ya, jangan lupa bawa duit, kita borong durian.

Rabu, 23 November 2011

JOINT RUN PAPIHASH





Papihash, 23-11-2011

Langit gelap menyelimuti Koba. Peserta joint run Pangkalpinang hash sedikit hanya 15 orang. Banyak yang berhalangan dan hilang mood untuk lari. Sebelum berangkat kami belah duren dulu.

Hujan mulai turun saat kami mulai jalan. Petir menyambar-nyambar. Seram. Kami berharap di Pangkalpinang tidak hujan. Sampai lokasi start di depan SPBU Air Kampak tepat jam 17:00. Wuihh, kecewa lihat hasher Pangkalpinang makin sedikit. Kabarnya Grand Master MulBudi malah sudah lama tidak hadir di runsite. Tadi dihubungi katanya sedang sakit, kakinya terkilir. On-Sec Sugi hari ini ada kerjaan ke Koba jadi tidak hadir.

Trailnya lumayan manis. Masuk ke kebun karet, berkeliaran di seputar perkampungan, naik dan turun dataran tinggi yang rimbun. Warga kampung terheran-heran melihat ulah kami yang sibuk mencari jejak kertas dan teriak checking dan on-on.

Sempat ada yang bertanya apa gawe kami? Hash. Apa itu hash? Dengan sigap seorang hasher menjelaskan bla..bla..blaa... Langsung di timpali Pak Haji : "hash itu lari kiun kene." ..hehe, itu dia penjelasan singkat yang padat dan langsung mengena. 'kiun kene' dalam bahasa Tua Tunu artinya kesana kemari. Benarkan, kita lari kesana kemari.

Melihat reaksi penduduk setempat kita jadi tahu kalau hash ternyata tidak populer di Pangkalpinang. Padahal yang hobby jogging banyak. Coba pasang iklan yah di Bangka Pos. Biar lebih populer dan lebih banyak lagi yang bergabung.

Mudah-mudahan Papihash bertahan lebih lama lagi. Bila perlu mengadakan perombakan komite ya dirombak. Kebanyakan komite bentukan awal sama sekali tidak berfungsi. Kelinci aja tidak ganti2. Bravo, Papihash! Keep on-on!